logo 9d home
Search
Close this search box.

Membuat Rumah Mungil Terlihat Luas dengan Konsep Open Space

Free chip - Freechips - 9DBIT - 9Dmarket - Game - Gaming - Freechips

Banyak individu menginginkan agar rumah mereka terlihat luas dan besar, meskipun kini sulit untuk mewujudkannya karena lahan kosong yang luas semakin sulit ditemukan. Oleh karena itu, banyak pengembang perumahan kini memilih untuk menerapkan konsep rumah mungil.

Dalam mengatasi keterbatasan ruang, dunia desain arsitektur telah mengenalkan pendekatan konsep tertentu, salah satunya adalah konsep open space. Konsep ini telah menjadi tren populer dalam dunia desain interior dan diminati oleh banyak individu yang ingin memaksimalkan ruang terbatas yang dimiliki.

Open space, atau ruang terbuka, memungkinkan rumah mungil terlihat lebih lapang dan terbuka dengan menghilangkan batas antar ruangan. Hal ini dicapai dengan memanfaatkan ruangan tanpa pembatas seperti dinding dan pintu, sehingga menciptakan kesan ruang yang lebih luas dan nyaman.

Pembagian ruangan dapat dilakukan dengan mudah menggunakan perabotan. Sebagai contoh, jika sofa biasanya ditempatkan di dekat dinding, Anda bisa menempatkannya di tengah ruangan untuk membagi ruang menjadi dua bagian. Hal ini akan memberikan dimensi pemisah antara ruangan yang terbagi.

Rak Sebagai Partisi

Jika di rumah Anda terdapat rak dekoratif atau rak buku yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, namun juga sebagai elemen dekoratif, Anda dapat memanfaatkannya dengan lebih efisien. Salah satu cara adalah dengan menggunakan rak tersebut sebagai partisi ruangan. Dengan meletakkan rak di posisi strategis, Anda dapat menciptakan pembatas antar area tanpa harus memasang dinding atau pintu yang kaku. Selain itu, rak yang dipasang sebagai partisi juga dapat berfungsi sebagai area pajangan yang menarik, menampilkan koleksi buku, barang dekoratif, atau barang-barang lainnya dengan gaya yang menarik. Dalam konsep open space, penggunaan rak sebagai partisi merupakan salah satu cara yang efektif untuk memanfaatkan ruang secara optimal sambil memberikan tampilan yang estetis dan fungsional bagi ruangan Anda.

Kaca sebagai partisi

Selain memanfaatkan rak sebagai partisi, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan kaca untuk membatasi ruangan. Material kaca dapat digunakan sebagai pintu geser antar ruangan, menciptakan kesan visual ruangan yang terbuka dan luas. Dengan partisi kaca, ruangan-ruangan terasa terhubung secara visual, menciptakan aliran ruang yang menyenangkan. Meskipun demikian, partisi kaca juga mampu memberikan privasi, meskipun aktivitas di dalam ruangan tetap terlihat. Keunggulan ini menjadikan partisi kaca sebagai pilihan yang menarik dalam desain ruang terbuka atau konsep open space.

Kayu sebagai pembatas

Anda bisa menciptakan sebuah elemen desain yang menggabungkan fungsi pembatas ruangan dengan estetika yang menarik dengan menggunakan kisi-kisi kayu. Dalam penggunaannya, kisi-kisi kayu mampu memberikan definisi antar ruangan tanpa merasa terhalangi oleh dinding yang massif. Ini memberikan ruang untuk pandangan terbuka dan aliran cahaya yang lancar di sepanjang rumah, menciptakan kesan luas dan terbuka. Dengan demikian, ruangan terasa lebih terhubung satu sama lain namun tetap mempertahankan keindahan visual dan estetika ruangan.

Membedakan bidang lantai

Untuk memberikan kesan luas pada rumah mungil Anda, Anda dapat memanfaatkan variasi dalam bidang lantai. Salah satu pendekatan yang efektif adalah dengan memanfaatkan perbedaan ketinggian lantai antar ruangan atau menggunakan material lantai yang berbeda. Misalnya, Anda dapat menggunakan keramik di area tertentu sementara menggunakan kayu di ruangan lainnya. Dengan demikian, Anda dapat menciptakan perbedaan visual yang jelas antar ruang, memberikan ilusi ruang yang lebih besar, dan menciptakan nuansa terpisah meskipun pada kenyataannya ruangannya terbatas.

Karpet sebagai pemisah

Selain menggunakan perbedaan dalam bidang lantai atau bahan yang berbeda, Anda juga dapat membedakan fungsi antar ruangan dengan memanfaatkan karpet sebagai pemisah. Karpet tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga dapat menjadi pembatas visual yang efektif di antara ruang-ruang yang berbeda. Dengan memanfaatkan karpet sebagai pemisah, Anda dapat menciptakan tata letak yang lebih terstruktur dan menarik dalam rumah Anda. Pastikan untuk memilih karpet dengan warna dan pola yang sesuai dengan gaya dan warna dominan ruangan, sehingga karpet dapat menyatu secara harmonis dengan desain keseluruhan ruangan.

Dengan menerapkan konsep open space dan memanfaatkan berbagai teknik pemisahan ruangan yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat menciptakan rumah mungil yang terlihat lebih luas, terstruktur, dan estetis. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan berbagai elemen dan material untuk mencapai tampilan yang sesuai dengan preferensi dan gaya Anda. Dengan sedikit kreativitas dan perencanaan yang baik, rumah mungil Anda dapat menjadi tempat yang nyaman dan fungsional bagi Anda dan keluarga. Selamat mencoba

Baca juga : Cara Praktis Membuat Rak Dinding Tempel, Simpel Banget!
the-tonik-4x1AyuOTIgo-unsplash.jpg
ann-KzamVRUeL4I-unsplash.jpg
Sapien eget mi proin sed libero enim. Tristique nulla aliquet enim tortor at. Sapien nec sagittis aliquam malesuada bibendum arcu vitae elementum curabitur. Id diam maecenas ultricies mi eget mauris pharetra et ultrices. Ac placerat vestibulum lectus mauris ultrices eros in cursus. In eu mi bibendum neque egestas congue quisque egestas. Porttitor massa id neque aliquam vestibulum. Neque viverra justo nec ultrices.
Picture of Christy Thomas

Christy Thomas

Felis donec et odio pellentesque diam volutpat commodo sed egestas. Mi ipsum faucibus vitae aliquet nec. Venenatis lectus magna fringilla urna

Read More
One thought on “Membuat Rumah Mungil Terlihat Luas dengan Konsep Open Space”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *